Tingkatkan Pelayanan Prima Bagi Masyarakat, Pemkab Bengkalis Hadirkan Mall Pelayanan Publik

Bengkalis31 Dilihat

BENGKALIS, DEARYJURNAL.COM – Pemkab Bengkalis terus berkomitmen memberikan pelayanan prima bagi masyarakat. Hadirnya, Mall Pelayanan Publik (MPP) menjadi bukti nyata komitmen tersebut.

Dibawah kepemimpinan Bupati Kasmarni dan Wakil Bupati, H Bagus Santoso, keberadaan MPP diharapkan semakin mempermudah akses masyarakat terhadap pelayanan publik.

“Hari ini MPP Kabupaten Bengkalis diresmikan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MENPANRB) di Jakarta. Tentunya menjadi momentum kebangkitan reformasi birokrasi di daerah kita,” ucap Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Alfakhrurrazy.

Hal tersebut diungkapkan pejabat yang diakrab Razy itu saat menonton secara virtual peresmian bersama 12 MPP se-Indonesia oleh Kementerian PANRB, Selasa 21 November 2023.

Dijelaskan Razy, MPP adalah pembaharuan sekaligus inovasi strategis pelayanan pemerintah kepada masyarakat. Inovasi ini hadir sebagai jawaban atas paradigma masyarakat yang menganggap bahwa pelayanan pemerintah memakan banyak waktu, berbelit-belit dan tidak transparan.

“MPP diharapkan meningkatkan efektif dan efisiensi dalam pemberian pelayanan. Masyarakat cukup datang ke gedung MPP, mereka bisa mendapatkan berbagai layanan yang sudah terintegrasi antara pemerintah pusat dan daerah bahkan swasta”, jelasnya lagi.

Karena keberadaan MPP didasari oleh kebutuhan masyarakat akan akses layanan yang cepat, Razy juga mengutarakan kenyamanan dan pelayanan menjadi faktor penting.

“Untuk itu kami berpesan agar seluruh petugas memiliki integritas, disiplin tinggi dan jiwa melayani. Sehinga masyarakat betah saat mengurus administrasi atau perizinan disini,” pesannya mengakhiri.

Untuk diketahui, peresmian 12 MPP Se-Indonesia di KEMENPANRB dihadiri langsung oleh Bupati Kasmarni. Melalui tayangan virtual, Bupati Kasmarni didaulat menandatangani prasasti MPP pertama kali.

Penandatanganan juga disaksikan MENPANRB, Abdullah Azwar Anas dan Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian.

 

 

Komentar